STUDY CLUB KE-2 “Kesiapan Indonesia di Bidang Gizi
Kesehatan Masyarakat dalam Menghadapi AFTA 2015”
Rabu, 11 Desember 2014
Pukul 16.00 di ruang D.201.b PIRC mengadakan Study Club 2
dengan tema “Kesiapan Indonesia di Bidang Gizi Kesehatan Masyarakat dalam
Menghadapi AFTA 2015”
Pembicara yang pertama yaitu Afief El Ashfahany
(mahasiswa IESP FEB UNDIP) memaparkan
mengenai kondisi Indonesia yang belum siap untuk menghadapi AFTA. AFTA sendiri
yaitu kepanjangan dari ASEAN Free Trade Area artinya dalam satu lingkup wilayah
ASEAN akan diberlakukan bebas area perdagangan barang. AFTA ini dimaksudkan
untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah ASEAN layaknya persatuan
bangsa-bangsa eropa dalam Uni Eropa. Akan tetapi, pertanyaannya adalah siapkah
kita untuk mengahadapi AFTA? Apa yang sudah kita persiapkan untuk menghapi
AFTA?
Pembicara yang kedua yaitu Diana Fairuz (Mahasiswi
Peminatan KIA UNDIP) yang memaparkan mengenai permasalahan gizi Indonesia yang
belum selesai, apalagi di tambah dengan menjelang AFTA pada 2015. Padahal, gizi
adalah salah satu penunjang SDM kita. Gizi yang baik akan menunjang tubuh yang
baik sehingga mampu bekerja secara efisien dan daya tangkap maksimal.
Sesi selanjutnya yaitu sesi pertanyaan yang terdiri atas
dua termin, masing-masing termin berisi dua pertanyaan. Audience sangat
antusias untuk bertanya, salah satu yang kami tangkap yaitu mengenai pertanyaan
tentang program pemerintah yang telah dilakukan untuk mengatasi gizi buruk dan
bagaimana keberhasilannya.
Lalu di lanjutkan dengan diskusi, dalam diskusi tersebut
peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok dan berdiskusi mengenai solusi serta
inovasi apa yang dapat dilakukan untuk menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi
ASEAN) atau menghadapi AFTA.
Dwi Purwanti, Agustina Prima, dan Nugraheni
FKM UNDIP


Tidak ada komentar:
Posting Komentar